Rabu pagi menjelang siang (18/8) kita diperjalankan untuk bertemu dititik Lamongan sebelah selatan disalah satu tempat nongkrong yang ada di wilayah Kecamatan Modo.
Berangkat dari rasa keresahan melihat situasi terkini dan tentunya rasa kemanusiaan yang kita jalani sebagaimana manusia yang semestinya. Kita peduli dengan keadaan, situasi. Maka pada malam itu sekitar satu minggu sebelum berkumpulnya teman-teman penggiat yang lain, dua penggiat dari enam muncul pemikiran dan rasa ingin memperluas dan mendalami makna bagaimana agar masing-masing diri semakin optimal untuk berbagi dan memetik dari begitu banyaknya manfaat yang telah Tuhan beri kepada Kita.
Dengan berjalannya waktu sembari sharing-sharing bertanya dan menyatakan ke teman-teman yang lainnya. Di Hari Rabu (18/8), berkumpullah 6 penggiat yang mungkin dan InsyaAllah langgeng sefrekuensi kedepannya.
Mas Bagus dari Modo yang aktif sebagai desainer mengawali pertemuan, membuka dengan saling berkenalan satu sama lain. Hadir teman dari Ngimbang, Mas Kusdi yang sedang berkuliah di IAIN Tulungagung. Ada Mbak Mila dari Modo sendiri yang aktif di Olahraga Kickboxing dan sedang berkuliah di UNITOMO. Hadir Mbak Okta juga dari Modo yang sedang berkuliah di UTM dan sedang menjabat sebagai Ketua IKAMALA UTM. Selanjutnya ada Mbak Vivi dari Kedungpring yang sedang menjalani semester akhir perkuliahannya di UNESA. Mas Alvian dari Modo Utara, pengusaha yang sedang berusaha.
Kemudian setelah berkenalan satu sama lain, Mas Bagus melanjutkan maksud dan tujuan kita bertemu. Memberi pernyataan dan pertanyaan kepada teman-teman, tentu rasa yang muncul dari keresahan yang kita rasakan saat ini.
Siang menjelang sore, setelah berdiskusi dengan teman-teman satu sama lain. Kita mempunyai kesepakatan bersama untuk bergerak di ruang kreatif yang ruangan kreatif itu terdapat pintu-pintu yang setiap pejalannya nanti bebas mau memasuki pintu yang mana. Saling memberi ruang dan saling mengisi. Dengan tetap berpondasikan sinau bareng dan tentunya merasakan kesenangan tersendiri disetiap pertemuannya. Secara tidak langsung maksudnya adalah bagaimana cara kita memanfaatkan waktu luang kita untuk memberi dan mencari apa yang perlu kita bagi dan apa yang perlu kita cari.
Pukul 15.00 WIB perkumpulan pertama itu kita tutup dan tetap terus berjalan sembari menyebar luaskan ruang ini ke teman-teman yang lainnya, barangkali ada yang mau ikut bergabung untuk saling berbagi, mencari, dan mengkreatifkan diri.
Wallahua'alam Bisshowab.
No comments:
Post a Comment